Maag? Atasi Dengan 9 Bahan Herbal Alami Berikut Ini

Maag? Atasi dengan 9 bahan herbal berikut ini
Sumber: Google

Maag- Kalian pasti mengenal penyakit maag yang gejalanya nyeri perut bagian atas, mual, dan muntah. Namun tak jarang dari kalian yang menyepelekannya karena berpikir akan sembuh dengan sendirinya. Maag memang mudah disembuhkan tetapi akan menjadi sangat parah bahkan bisa merenggut nyawa penderitanya (jika terjadi komplikasi) apabila tidak diobati dengan benar. Dalam istilah medis, sebenarnya maag disebut dispepsia dan bukan merupakan penyakit melainkan gejala dari gangguan lambung seperti gerd, infeksi lambung, radang lambung atau gatritis, dan tukak lambung.

Ada banyak obat kimia yang dibuat secara khusus untuk menyembuhkan maag. Tetapi banyak orang yang lebih memilih cara yang alami karena dinilai lebih aman. Nah untuk kalian yang lebih menyukai cara yang alami, berikut ini adalah bahan herbal yang mampu meredakan maag dan cara penyembuhan penyakit maag yang alami.

1. Madu

Melansir Reflux MD, madu mengandung vitamin, mineral, enzim, dan asam amino. Dengan kandungan-kandungan tersebut, madu sering digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati maag karena madu memiliki sifat antibakteri yang mampu meningkatkan sistem imun, melindungi pencernaan dan lambung dari bakteri atau kuman penyakit (Helicobacter pyloti, si virus maag) serta mampu menurunkan kadar asam lambung.

Untuk mengatasi maag dengan madu, kalian bisa meminum 1-2 sendok madu murni setiap pagi sebelum makan sebagai upaya pencegahan atau mengonsumsi perasan air lemon yang dicampur dengan madu dan air hangat (jika gejala maag yang timbul bukan karena gerd).

2. Pare (Momordica Charantia)

Sayur dengan rasa pahit yang khas ini ternyata bisa mengobati maag karena mengandung beberapa nutrisi seperti kalsium, kalium, zat besi, fosfor, magnesium, antioksidan, karbohidrat, dan kandungan serat yang mampu meredakan asam lambung. Rasa pahit yang ada pada pare memiliki khasiat untuk menstimulasi sekresi lendir yang dapat menyeimbangkan asam lambung, mencegah tukak lambung, dan menyehatkan pencernaan.

Kalian bisa memakan pare secara langsung, merebusnya, atau bahkan memasaknya (jangan buat masakan yang terlalu berminyak, berlemak dan pedas).

3. Air Kelapa (Cocos Nuciffera)

Air kelapa memiliki banyak sekali manfaat, salah satunya untuk mengatasi maag. Di dalam air kelapa terkandung senyawa aktif yang dapat mengendalikan refluks asam lambung, menetralkan asam lambung, mengatasi dan mencegah kambuhnya maag, serta menyehatkan lapisan lambung.

Minumlah air kelapa muda secara langsung, konsumsi secara rutin bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan lainnya.

4. Jambu Biji (Psidium guajava)

Jambu biji adalah buah yang mudah ditemukan di Indonesia, siapa yang mengira buah bulat ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan salah satunya untuk maag. Melansir health.kompas.com, jambu biji mengandung senyawa tanin yang bermanfaat memperlancar sistem pencernaan dan sirkulasi darah, serta menyerang virus. Kandungan lain dari jambu biji juga efektif meringankan nyeri akibat maag dan menyehatkan lambung.

Kalian bisa mengonsumsi jambu biji secara langsung untuk membantu mencegah maag kambuh. Tapi ingat walaupun jambu biji baik bagi kesehatan dan cukup enak, kalian tidak boleh mengonsumsinya dalam jumlah yang terlalu banyak karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

5. Kayu Manis (Cinnamonum Burmani)

Kayu manis memiliki aroma dan rasa yang khas sehingga sering digunakan sebagai penambah cita rasa makanan dan minuman. Kayu manis juga banyak digunakan dalam dunia pengobatan herbal. Melansir buku berjudul Tumbuhan Obat dan Khasiat 2 karya Drs. H. Arief Hariana, kayu manis mengandung minyak asiri eugenol, safrole, sinamaldehide, tannin, flavonoid, kalsium, oksalat, dan damar. Kandungan tersebutlah yang menjadikan kayu manis mampu mengobati maag dan efektif melindungi lambung, menetralkan asam lambung, serta meringankan rasa sakit pada perut.

Untuk mengatasi maag dengan kayu manis, kalian bisa meminum air rebusan kayu manis. Rebus dua gelas air dengan kayu manis (kalian bisa menambahkan rempah lain seperti jahe) hingga mendidih dan menyisakan satu gelas air. Lalu minum selagi hangat.

6. Jahe ( Zingberis Rhizoma)

Siapa yang tidak mengenal jahe. Tanaman rimpang ini memiliki banyak manfaat salah satunya dapat menyembuhkan sagala macam masalah perut, termasuk penyakit asam lambung. Melansir halodoc.com, jahe kaya akan antioksidan dan senyawa aktif yang baik untuk kesehatan seperti fenolat yang dikatakan mampu meredakan iritasi pada saluran pencernaan dan mengurangi kontraksi lambung. Dengan kata lain jahe mampu mengatasi mual, meredakan nyeri pada perut, ulu hati, dan lambung.

Cara mengatasi maag dengan jahe cukup beragam kalian bisa membuat jahe menjadi wedang, merebusnya bersama teh, menambahkannya kedalam sup, atau cukup diseduh dengan air panas.

7. Kunyit (Curcuma Domestica)

Kunyit kaya akan senyawa antiradang dan antioksidan. Kunyit juga mengandung bahan aktif yaitu kurkumin, kurkumin inilah yang memberi manfaat kesehatan pada kunyit sehingga kunyit ampuh meredakan gejala maag, menguatkan dan menyehatkan dinding lambung, meringankan rasa nyeri dan panas pada perut.

Untuk mengobati maag dengan kunyit, kalian bisa minum air parutan kunyit. Jika kalian malas untuk membuatnya sendiri, kalian bisa membeli jamu kunyit di mba jamu yang kalian percaya.

8. Jintan Hitam/Habbatussauda (Nigella Sativa)

Jintan hitam atau habbatussauda adalah biji-bijian yang diketahui mengandung antioksidan tinggi. Karena kandungannya ini, jintan hitam berguna dalam meminimalisasi peradangan termasuk peradangan di lambung. Jintan hitam juga sangat ampuh mencegah pembentukan gas pada saluran pencernaan, mengobati maag, dan meningkatkan sistem imun tubuh.

Jintan hitam tidak bisa dikonsumsi secara langsung, oleh karena itu kalian harus menyangrainya terlebih dahulu. Sangrai jintan hitam di atas wajan. Setelah disangrai tumbuk hingga halus. Lalu simpan di wadah yang kedap udara. Konsumsi 2 kali sehari 1 sendok teh. Jika kalian malas menumbuknya, kalian bisa membuat air rebusan jintan hitam.

9. Pala (Myristica Fragrans)

Pala adalah salah satu rempah yang cukup terkenal di Indonesia, sudah menjadi rahasia umum kalau pala sering digunakan untuk menyembuhkan beberapa penyakit, maag salah satunya. Melansir jurnal berjudul Manfaat Kesehatan Tanaman Pala, biji pala bersifat karminatif, stomakik, stimulan, spasmolitik, antiemakik alias antimual. Pala juga berfungsi sebagai penenang alami, mencegah maag kambuh akibat stress yang merupakan salah satu pemicu kambuhnya maag.

Untuk pala kalian bisa menyeduh biji pala dengan air hangat dan meminumnya satu kali sehari selama 30 hari.

Nah itu dia 9 bahan herbal yang dipercaya efektif dalam mengatasi maag. Sekian dari formagon.com, semoga bermanfaat dan selamat mencoba╰(*°▽°*)╯.

30 Manfaat Pare, Dari Atasi Maag Hingga Cegah Kanker

30 Manfaat Pare, Dari Atasi Maag Hingga Cegah Kanker
Sumber: Google

30 manfaat pare- Siapa sih yang gak kenal sayur pare? Sayur dengan rasa pahit yang khas ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh tetapi tak banyak yang mengetahui manfaat-manfaat yang terkandung dalam pare atau paria ini. Pare (Momordica charantia L.) merupakan tanaman rambat yang bisa ditemukan di negara tropis ataupun subtropis. Pare memiliki sebutan yang berbeda di berbagai daerah di Indonesia seperti paria, pare pahit, pepareh, prieu, fori, pepare, kambeh, paya, truwuk, paitap, paliak, pariak, pania, pepule, poya, pudu, pentu, paria belenggede, dan palia.

Pare masuk ke dalam famili cucubitaceae dan banyak ditemukan di Asia Selatan, Asia Tenggara, China, Afrika, dan Karibea. Selain dagingnya yang memiliki banyak kandungan bermanfaat, ternyata daun dan bijinya pun memiliki banyak kandungan yang sangat bermanfaat. Karena kandungan-kandungannya, pare dipercaya memiliki segudang manfaat. Berikut ini 30 manfaat pare yang wajib diketahui.

1. Melancarkan Pencernaan

Pare kaya akan serat, mineral, dan berbagai vitamin yang mampu melancarkan dan menyehatkan sistem pencernaan.

2. Mengatasi Sembelit

Serat, mineral, dan berbagai vitamin yang terkandung dalam pare dapat memicu gerakan peristaltik sehingga pare mampu mengatasi sembelit.

3. Mencegah Obesitas

Mengutip dari sebuah tesis, dikatakan pare bisa digunakan sebagai penambah nafsu makan. Namun siapa sangka di balik khasiatnya sebagai penambah nafsu makan pare juga dapat mencegah obesitas. Serat dalam pare dapat mencegah rasa lapar berlebih dan pare juga dapat mengurangi lemak perut dalam jumlah tinggi yang berpeluang menimbulkan obesitas.

4. Mengatasi Diabetes

Pare memiliki zat anti diabetes seperti charantine, dan peptide yang menyerupai insulin. Kedua zat ini dipercaya mampu mengatasi diabetes tipe 2.

5. Mencegah HIV/AIDS

Pare mengandung zat-zat yang diketahui dapat menekan laju perkembangan virus HIV/AIDS, dengan kata lain pare dapat berguna sebagai obat pencegahan HIV/AIDS.

6. Menyehatkan Mata

Pare mengandung beta karoten dan vitamin A yang dapat menyehatkan mata. Selain itu, vitamin C dalam pare juga dapat mencegah gangguan mata akibat proses oksidasi.

7. Mengobati Panas Dalam dan Sariawan

Kekurangan vitamin C merupakan salah satu penyebab terjadinya panas dalam dan sariawan. Kandungan vitamin C dalam pare dapat mengobati panas dalam dan sariawan akibat kurangnya asupan vitamin C.

8. Mengatasi Infeksi Kulit dan Jerawat

Pare memiliki sifat antiinflamasi dan bisa mengatasi infeksi sehingga mengonsumsi pare secara teratur dipercaya mampu mengobati jerawat.

9. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Pare dipercaya sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan antioksidan dan vitamin C dalam pare dapat membantu menghilangkan radikal bebas dalam tubuh.

10. Mencegah Stroke dan Penyakit Jantung

Kandungan kalium dalam pare mampu menjaga tekanan darah dan kandungan zat besi serta asam folat dipercaya dapat menurunkan resiko stroke dan menjaga kesehatan jantung.

11. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Pare dipercaya masyarakat sebagai alternatif alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Hal tersebut karena kandungan kalium dalam pare dapat menyerap natrium berlebih dalam tubuh. Natrium berlebih akan menyebabkan tubuh menahan air dengan tingkat melebihi ambang batas normal sehingga tubuh meningkatkan volume darah dan tekanan darah.

12. Melancarkan Sirkulasi Darah

Pare dipercaya mampu membersihkan jalur sirkulasi darah sehingga sirkulasi darah menjadi lancar.

13. Mencegah Kanker

Melansir NCBI berjudul Bitter Melon: a Panacea for Inflammation and Cancer, pare mengandung antiinflamasi, antioksidan, antikanker, dan berbagai nutrisi baik lainnya yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.

14. Mencegah Penuaan Dini

Melansir hot.liputan6.com, pare dapat memurnikan darah dan menjadikan kulit bebas toksin. Toksin adalah zat baracun yang diproduksi sel dalam tubuh. Tidak adanya toksin dalam kulit dapat mencegah penuaan dini.

15. Membantu Mengatasi Asma

Pare memiliki sifat anti inflamasi, anti virus dan anti histamin yang dipercaya dapat meredakan asma.

16. Mengatasi Peradangan Kulit

Beberapa sumber terpercaya menyebutkan bahwa pare mampu mengatasi peradangan pada kulit karena sifat antiinflamasi yang dimilikinya.

17. Menyembuhkan Luka dengan Cepat

Sifat antibakteri pare dapat mencegah terjadinya infeksi pada luka sehingga luka akan cepat sembuh.

18. Mengatasi Rambut Rontok

Tidak akan ada yang menyangka bahwa pare dapat mengatasi rambut rontok. Dan inilah salah satu manfaat pare yang jarang diketahui. Kandungan vitamin C dan betakaroten dalam pare mampu mencegah rambut rontok dan menumbuhkan rambut lebih cepat.

19. Mengatasi Rambut Berminyak, Melembutkan Rambut, dan Mengatasi Rambut Bercabang serta Kusut

Manfaat pare untuk rambut lainnya adalah mengurangi kelebihan minyak pada rambut, melembutkan rambut, dan mengatasi rambut kusut yang bercabang.

20. Menghilangkan Ketombe

Sebelumnya dijelaskan bahwa pare memiliki sifat antiinflamasi dan ternyata sifat antiinflamasi ini dapat mengurangi bahkan menghilangkan ketombe. Dari 30 manfaat pare, ternyata salah satunya adalah untuk rambut. Cara menghilangkan ketombe dengan pare cukup mudah, kalian hanya perlu mengoleskan pare parut pada kulit kepala khususnya bagian yang berketombe.

21. Mengobati Penyakit Kulit

Mengonsumsi pare secara rutin dipercaya mampu mengobati penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis.

22. Menurunkan Panas

Daun pare dipercaya masyarakat sebagai alternatif alami untuk menurunkan demam. Kandungan dalam daun pare seperti yang sudah disebutkan di atas mampu menurunkan panas demam.

23. Mengatasi Cacingan

Anak-anak pasti tidak menyukai pare karena rasa pahitnya. Padahal rasa pahit ini dapat mencegah pertumbuhan cacing dan telurnya. Selain itu, pare juga mengandung racun alami yang tidak berbahaya namun cukup berbahaya untuk membunuh cacing.

24. Mengurangi Nyeri Haid dan Melancarkan Haid

Pare mampu melancarkan sirkulasi darah termasuk sirkulasi darah pada perut. Hal itulah yang dapat mengurangi rasa nyeri saat haid. Selain itu, pare juga berkhasiat untuk melancarkan haid dan dipercaya para wanita zaman dahulu sebagai obat herbal pelancar haid.

25. Melancarkan ASI

Pare mengandung vitamin K, likopen, fitokimia, dan antioksidan yang mampu meningkatkan produksi ASI dan membuat ASI lebih kental.

26. Mengobati Batuk

Pare terbukti mampu mengobati batuk. Baik buahnya maupun daunnya sama-sama memiliki khasiat untuk mengatasi batuk.

27. Mengatasi Bisulan

Bisul disebabkan oleh bakteri dan darah yang kotor. Pare memiliki sifat antibakteri dan mampu membersihkan darah, dengan kata lain pare mampu menghilangkan penyebab bisul sehingga bisul dapat diatasi.

28. Menambah Nafsu Makan

Sebelumnya sudah disebutkan bahwa di Indonesia pare digunakan sebagai penambah nafsu makan. Hal itu karena kandungan momordicin dalam pare yang berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan dan meningkatkan fungsi pencernaan.

29. Membantu Mengatasi Penyakit Liver

Pare bisa membantu membersihkan liver dan itu akan sangat membantu penderita penyakit liver. Selain itu, mengonsumsi pare juga dapat melindungi liver dan menjauhkannya dari kanker.

30. Mengatasi Asam Lambung dan Maag

Rasa pahit pada pare membantu menyeimbangkan asam lambung dan mencegah peningkatan asam lambung. Pare juga dikenal sebagai tanaman yang biasa digunakan sebagai obat alami untuk mengatasi gangguan pencernaan salah satunya maag. Konsumsi masakan pare atau pare sebagai lalapan sangat bagus dalam menetralisir asam lambung, tapi masakan sama sambel buat lalapannya jangan yang pedes-pedes ya😅.

Beberapa kreasi masakan pare yang bisa kalian coba

Nah itu dia 30 manfaat pare yang dapat mimin sampaikan. Pare sangat kaya akan manfaat. Bukan sekedar sayur pahit yang bisa mengatasi masalah maag, pare jauh lebih berguna dari itu. Sekian dari formagon.com, semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk mencicipi pare😊.

9 Cara Mencegah Perut Kembung Yang Mudah Dilakukan

9 Cara Mencegah Perut Kembung Yang Mudah Dilakukan
Sumber: Google

Cara mencegah perut kembung– Perut kembung sangat tidak nyaman bukan, sehingga kita ogah untuk mengalaminya. Sayangnya gejala kembung ini adalah salah satu hal yang paling sering terjadi di masyarakat. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan perut kembung, untuk itu kita harus menghindari hal-hal tersebut. Ingat slogan mencegah lebih baik dari pada mengobati. Nah berikut ini adalah beberapa cara mencegah perut kembung beserta sedikit penjelasannya.

1. Jangan makan dengan terburu-buru dan kunyah makanan hingga halus

Makanan yang belum terkunyah dengan benar akan menyulitkan lambung dan usus saat mencernanya lebih jauh sehingga terjadilah produksi gas berlebih. Selain itu, makan dengan cepat akan membuat kalian makan lebih banyak karena otak memerlukan setidaknya 20 menit untuk merasakan sinyal kenyang saat makan.

2. Hindari/kurangi makanan yang dapat meningkatkan gas dalam lambung

Ada beberapa makanan yang bisa meningkatkan gas dalam lambung, misalnya sayuran dalam keluarga kubis, mereka mengandung serat dan gula yang sulit dicerna apabila dikonsumsi dalam keadaan mentah. Untuk itu pastikan kalian memasaknya dengan benar atau mengurangi konsumsinya. Kalian juga harus menghindari minuman berkarbonasi (soda), jika memang ingin mengonsumsinya biarkan botol/kaleng minuman terbuka selama beberapa saat sebelum meminumnya.

3. Hindari/kurangi makanan berlemak

Makanan berlemak adalah makanan yang bertahan paling lama di lambung dibanding karbohidrat dan protein. Hal itu karena lemak sulit dicerna sehingga dapat menyebabkan perut kembung akibat produksi gas berlebih selama proses pencernaannya.

4. Jangan merokok

Ketika merokok, tanpa disadari kalian menelan lebih banyak udara dari orang-orang yang tidak merokok. Selain itu zat kimia dalam rokok juga memperburuk keadaan sehingga tidak ada keuntungan sama sekali dari rokok ini. Sadar tak sadar kalian telah meracuni diri sendiri dan orang-orang di sekitar kalian dengan merokok.

5. Jangan berbicara saat makan

Ketika kalian berbicara saat sedang makan, akan lebih banyak udara yang ikut tertelan bersama makanan dibanding saat kalian makan dengan diam. Selain itu, makan sambil berbicara juga bisa membuat kalian tersedak loh. Tersedak mungkin terdengar tidak berbahaya, tapi kalian harus tahu bahwa tersedak juga bisa menyebabkan kematian.

6. Batasi konsumsi makanan berserat tinggi

Makanan berserat memang bagus untuk tubuh, ia juga sangat baik dalam melancarkan pencernaan. Tetapi makan terlalu banyak makanan berserat tinggi bisa menyebabkan kembung loh.

7. Tidak menahan buang air besar

Menahan buang air besar akan memberikan sensasi tidak nyaman pada perut, salah satunya kembung. Selain itu, menahan pup juga bisa memberikan efek negatif seperti ambeien/wasir, sembelit dan efek buruk lainnya. Untuk itu biasakan untuk menyegerakannya.

8.Kurangi kebiasaan mengunyah permen karet

Mengunyah permen karet membuat kalian menelan lebih banyak udara sehingga membuat perut kembung. Jika kalian mengunyah permen karet untuk diet atau berhenti merokok, kalian bisa mengimbanginya dengan lebih sering minum air putih. Karena air akan membuat saluran pencernaan terus bergerak dan membantu mengusir udara dari sistem cerna.

9. Batasi porsi makan

Seperti yang kalian ketahui bahwa terlalu banyak makan bisa menyebabkan perut kembung sehingga membatasi porsi makan menjadi salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mencegah perut kembung.

Nah itu dia beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah perut kembung.

Sekian dari formagon.com, semoga bermanfaat dan selamat mengamalkan😊.

Terasa Sama Tetapi Berbeda, Ini Dia Perbedaan Gerd dan Gastritis

Terasa sama tetapi berbeda, Ini dia perbedaan gerd dan gastritis

Perbedaan gerd dan gastritis maag– Orang awam biasanya menyebut semua masalah lambung dengan sebutan maag. Padahal ada berbagai jenis penyakit yang gejalanya mirip-mirip namun berbeda. Menyebutnya dengan maag memang tidak salah, karena pada dasarnya maag adalah kondisi yang mengindikasi penyakit-penyakit tersebut. Gerd dan gastritis misalnya, keduanya disebut maag ketika belum diketahui penyakit secara detailnya.

Dari pada bingung mikirin maag, gerd dan gastritis berlarut-larut, lebih baik simak penjelasan tentang perbedaan gerd dan gastritis berikut ini.

Perbedaan Gerd dan Gastritis

Gerd adalah suatu kondisi naiknya asam lambung ke kerongkongan yang disebabkan oleh katup lambung yang tidak berfungsi dengan optimal. Sedangkan gastritis atau radang lambung adalah berlebihnya asam lambung yang disebabkan oleh tidak menyebarnya bakteri atau makanan ke bagian tubuh lain.

Perbedaan Gejala Gerd dan Gastritis

Sebelum ke perbedaan gejala gerd dan gastritis, kita akan menyebutkan secara terpisah gejala gerd dan gastritis.

Gejala Gerd

perbedaan gerd dan gastritis maag
Sumber: Google

1. Nyeri uluhati
2. Nyeri setelah makan
3. Mulut terasa pahit
4. Suara serak
5. Mual hingga muntah
6. Radang tenggorokan
7. Kesulitan menelan
8. Bau napas tidak sedap

Gejala Gastritis

perbedaan gerd dan gastritis maag
Sumber: Google

1. Nyeri yang terasa panas dan perih di perut bagian atas atau uluhati
2. Sering sendawa dan perut kembung
3. Cegukan
4. Mual hingga muntah
5. Hilang napsu makan
6. Cepat merasa kenyang saat makan
7. Kotoran (tinja) berwarna gelap

Setelah mengetahui gejala gerd dan gastritis, apakah kalian bisa menyimpulkan perbedaan dari gejala gerd dan gastritis? Jika tidak, simak perbedaannya berikut ini.

Perbedaan gejala gerd dan gastritis

perbedaan gerd dan gastritis maag
perbedaan gerd dan gastritis maag
perbedaan gerd dan gastritis maag
perbedaan gerd dan gastritis maag

Nah sekian sedikit info yang dapat formagon.com bagikan, semoga bermanfaat😊.

Maag, Faktor Resiko, Gejala Hingga Bahaya yang Menyertainya

Maag, Faktor resiko maag, Gejala maag, dan Bahaya Maag (1)

Dalam artikel-artikel sebelumnya, kita sudah membahas tentang cara mencegah maag, cara mengatasi maag dengan alami, hingga fakta unik seputar maag. Tapi setelah semua itu, kita bahkan belum membahas dengan benar penjelasan tentang maag itu sendiri. Untuk itu, dalam artikel kali ini farmagon.com akan membahas maag, resiko maag, gejala maag hingga bahaya yang menyertainya.

Apa itu Maag?

Sumber: Google

Maag dalam istilah medis dikenal dengan sebutan dispepsia merupakan sebuah kondisi tidak nyaman pada perut bagian atas yang mengindikasikan gangguan pada saluran pencernaan. Jadi, maag bukanlah penyakit tetapi gejala dari sebuah penyakit.

Apa saja faktor resiko nya?

Sumber: Google

Maag adalah sebuah kondisi yang sering dijumpai di masyarakat. Maag bisa terjadi pada siapapun tanpa memandang usia ataupun gender. Tua, muda, pria, wanita, semuanya bisa terkena maag. Berikut ini akan disebutkan beberapa faktor yang akan meningkatkan peluang seseorang untuk terkena maag.

1. Memiliki masalah emosional, misalnya gangguan kecemasan atau depresi
2. Mengonsumsi obat-obatan yang bisa memicu maag, misalnya obat antiinflamasi nonsteroid
3. Orang yang makannya banyak
4. Orang yang makan dengan cepat
5. Orang yang suka makan makanan berminyak, berlemak, pedas dan asam
6. Orang yang banyak mengonsumsi minuman yang mengandung kafein dan soda
7. Maniak coklat yang makan coklat tiap hari
8. Kelebihan berat badan (obesitas)

Nah bagaimana kawan, apakah kalian termasuk orang yang memiliki faktor resiko? Jika iya, mulai kurangi ya kalau bisa hindari😉.

Bagaimana gejala nya?

Gejala maag ini beragam, mulai dari mual, sakit perut bagian atas, hingga muntah. Namun bagaimana kah gejala maag yang lebih spesifik? Simak paparan berikut ini untuk mengetahui gejala nya.

1. Cepat merasa kenyang dan akan terus merasa kenyang dalam jangka waktu yang panjang. Ini mungkin gejala awal maag, tetapi kalian yang mengalami hal ini harus mulai waspada karena jika dibiarkan mungkin gejalanya akan bertambah dan mulai menjadi parah.
2. Mual, muntah, dan sulit menelan
3. Kembung dan sering bersendawa
4. Nyeri ulu hati dan dada terasa terbakar
5. Napsu makan menurun
6. Tidak toleransi terhadap makanan berlemak
7. Berat badan menurun tanpa sebab, dari sini kalian disarankan untuk melakukan pengobatan yang lebih serius karena maag kalian sudah masuk tahap yang berat dan harus segera ditangani dengan benar.
8. Naiknya asam lambung
9. Mual dan muntah secara terus menerus
10. Kotoran (tinja) berwarna gelap dan mengandung darah
11. Muntah darah
12. Nyeri perut secara tiba-tiba dan sangat menyakitkan
13. Sulit bernapas
14. Anemia

Apa saja bahaya nya jika tidak ditangani dengan benar?

Sebagian maag memang bersifat ringan dan bisa sembuh dengan sendirinya, tetapi tak jarang karena sering disepelekan pada akhirnya maag ini berubah menjadi maag yang berat dan menimbulkan masalah yang lebih serius. berikut ini akan diberitahukan bahaya maag jika tidak segera ditangani saat masih ringan.

1. Pendarahan dan tukak lambung
2. Iritasi dan peradangan lambung
3. Anemia
4. Esofagitis atau radang kerongkongan
5. Striktur esofagus atau penyempitam kerongkongan
6. Barret esofagus dan kanker esofagus. Barret esofagus adalah kondisi dimana sel kerongkongan luka dan menyebabkan kanker kerongkongan (kanker esofagus)
7. Pendarahan dan kanker lambung

 

Nah itu dia sedikit paparan tentang maag, faktor resiko, gejala hingga bahaya yang menyertainya. Semoga bermanfaat, sehat selalu ya kawan😁.

5 Fakta Unik Seputar Maag

Fakta Unik Seputar Maag (1)
Sumber: Google

Fakta unik dan maag- Maag sudah tidak asing lagi di telinga karena keberadaannya yang cukup sering kita jumpai. Tapi tahukah kalian meskipun kita tahu penyakit maag, fakta nya kita belum mengenalnya dengan baik. Ada beberapa fakta unik yang kita lewatkan seputar maag. Fakta apa sajakah itu? Berikut ini formagon.com akan berbagi fakta unik seputar maag.

Maag Bukanlah Penyakit

Tahukah kalian ternyata sebenarnya maag bukanlah penyakit. Dalam dunia medis maag dikenal dengan sebutan dispepsia. Mengutip dari Halodoc.com, dispepsia adalah rasa tidak nyaman pada perut bagian atas karena penyakit pada lambung. Dispepsia bukanlah penyakit, tetapi gejala atau tanda dari suatu penyakit pencernaan yang dialami seseorang.

Dua Jenis Maag Yang Harus Diketahui

Maag atau dispepsia ini ternyata dibagi menjadi dua jenis berdasarkan penyebabnya. Ada maag organik dan maag fungsional. Maag organik biasanya disebabkan oleh penyakit pada saluran pencernaan seperti radang lambung, radang usus, tukak lambung, dan lain-lain. Sedangkan maag fungsional terjadi karena gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, makan tidak teratur, gaya hidup tidak sehat, stres, dan lain-lain.

Stres dan Sugesti Bisa Menyebabkan Maag Kambuh

Di antara kalian para pembaca pasti ada yang sudah tahu bahwa stres bisa memicu maag. Tetapi kalian pasti belum tahu kan bahwa sugesti bisa menyebabkan maag kambuh? Jadi gini, misal kalian tuh makan makanan pedas terus kalian mikir, “ah gimana nih, nanti maagku bakalan kambuh deh” dan ternyata maag kalian beneran kambuh. Ya iya karena sugesti kalian memicu maag itu kambuh. Ingat, ‘kamu akan menjadi seperti apa yang kamu pikirkan’. Untuk itu pikirkanlah hal yang baik-baik😉.

Puasa Mengatasi Maag

Fakta Unik Seputar Maag
Sumber: Google

Seperti yang sudah kami bahas di artikel sebelumnya, puasa ini bisa membantu mengatasi masalah maag. Mengapa demikian? Karena ketika berpuasa kita akan makan di jam yang sama setiap harinya, dengan kata lain kita akan makan dengan teratur. Selain itu, lambung juga akan diistirahatkan selama kita berpuasa.

Mie Instan Adalah Musuh Terbesar Maag

Fakta Unik Seputar Maag
Sumber: Google

Buat kalian yang masih suka makan mie instan setiap hari, mulai kurangin deh. Apalagi kalau kalian memiliki maag. Faktanya mie instan adalah musuh terbesar maag. Mengapa demikian? Karena mie pada mie instan bisa menyebabkan kembung dan perut begah. Selain itu, bumbu pada mie instan bisa memicu iritasi lambung dan akan menyebabkan maag.

Nah itu dia 5 fakta unik seputar maag versi formagon.com, cukup menarik bukan. Jika ada fakta unik lainnya yang kami lewatkan, boleh komen di kolom komentar ya.😊